Wednesday, May 31, 2017

Cara Mujarab Mempercepat Ponsel Android yang Mulai Lelet

Smartphone Android seringkali terasa semakin lelet dan mudah crash. Hal seperti ini tentu mengecewakan, apalagi kalau yang dibeli adalah ponsel mutakhir dengan harga hampir mencapai puluhan juta rupiah.


Saat baru pertama kali dibeli, ponsel Android bekerja dengan gegas dan lancar. Setelah beberapa bulan dipakai barulah terasa kinerjanya berkurang.

Kinerja yang lelet tersebut sebenarnya tidak selalu permanen. Ada saja yang terjadi karena suatu sebab dan bisa disembuhkan dengan menempuh cara tertentu.

Cobalah lakukan tujuh cara ampuh, yang dirangkum KompasTekno dari berbagai sumber, untuk mengembalikan kinerja ponsel kembali seperti waktu baru beli.

1. Update OS

Pastikan ponsel Android yang Anda pakai sudah diperbarui ke sistem operasi versi terbaru. Caranya, masuk ke Setting> About device> Software update dan sentuh tombol Check for updates.

Bila menemukan pembaruan, segera unduh dan pasang ke ponsel Anda. Biasanya, selain memperbaiki kinerja, pembaruan ini juga berisi bermacam fitur baru.

Hal yang sama juga berlaku pada aplikasi yang terpasang di ponsel. Usahakan untuk selalu memperbaruinya agar kinerja aplikasi tersebut tetap kencang.

Tentu saja tidak semua produsen ponsel merilis pembaruan untuk sistem operasi Android yang mereka pakai. Bahkan, pembaruan keamanan atau sistem secara berkala pun seringkali tidak ada.

Bila itu yang terjadi, tak banyak yang bisa diperbuat. Pengguna cukup memperhatikan saja dan memilih produsen yang rajin memperbarui software mereka.

2. Bersihkan home screen

Home screen atau layar utama seringkali dipenuhi berbagai shortcut (pemintas) aplikasi, baik yang baru dipasang atau karena sering dipakai. Cobalah untuk membersihkan pemintas tersebut, hapus dan sisakan seperlunya saja.

Selain itu, pastikan juga bahwa wallpaper yang dipasang bersifat statis. Hindari wallpaper bergerak karena ini berperan membebani kinerja ponsel.

3. Hapus atau matikan aplikasi tak terpakai

Bila menemukan aplikasi yang jarang atau tidak pernah dipakai, segera hapus. Pasalnya aplikasi tersebut juga memenuhi ruang pemrosesan dalam ponsel. Artinya, aplikasi tersebut punya andil dalam membebani kinerja.

Jika tidak bisa dihapus, biasanya Anda tetap bisa mematikan aplikasi tersebut supaya tidak memakan memori.

Caranya, masuk ke Settings> Apps dan perhatikan aplikasi yang ada di sana. Bila menemukan salah satu atau beberapa yang ternyata tak berguna, langsung sajak klik dan pilih disable untuk mematikan tanpa menghapusnya atau uninstall agar langsung dihapus.

4. Matikan animasi

Kurangi atau matikan animasi, maka kinerja Android Anda bisa lebih kencang. Caranya, masuklah ke mene Settings> About phone kemudian carilah menu Device information atau systems.

Dari menu tersebut, cari kolom yang menampilkan Build number. Sentuhlah kolom tersebut sebanyak 7 kali untuk mengaktifkan mode Developer.

Setelahnya, di dalam menu Settings, akan muncul pilihan Developer option. Masuklah ke sana dan temukan kolom Window animation scale, Transition animation scale, serta Animation duration scale. Secara berurutan, ubah angka yang tertera menjadi 0.5x atau Animation off.

5. Bersihkan cache aplikasi

Aplikasi biasanya menyimpan data cached agar bisa dibuka kembali dengan cepat. Seiring berjalannya waktu dan pemakaian ponsel, data cached tersebut bisa menumpuk makin besar dan memakan banyak memori. Kinerja ponsel melambat.

Supaya kinerja sedikit lebih lancar, cobalah longgarkan memori ponsel Anda. Masuk ke Settings> Apps, kemudian pilih aplikasi yang biasanya menyimpan banyak cache. Misalnya media sosial seperti Path. Buka aplikasi tersebut dan pilihlah Clear Cache.

Bila menggunakan Android 6.0.1 Marshmallow, Anda bisa membuka Settings> Storage dan pilih carilah kolom Clear cache.

Pada praktiknya setiap ponsel meletakkan kolom clear cache ini di posisi yang berbeda-beda.
Bisa juga menggunakan aplikasi pihak ketiga yang bisa membersihkan cache, misalnya CC Cleaner atau Clean Master.

6. Matikan auto-sync

Seringkali pengguna Android memasang banyak akun, baik berupa media sosial, e-mail dan lainnya. Akun-akun tersebut umumnya terpasang dalam kondisi auto-sync menyala.

Auto-sync sendiri merupakan fitur yang berguna agar aplikasi otomatis menarik data terbaru dalam durasi tertentu, contohnya untuk menerima email. Meski berguna, jika sudah terlalu banyak aplikasi yang memakainya, maka auto-sync juga bisa membuat ponsel menjadi lelet.

Nah, solusinya adalah memilih dan mematikan auto-sync pada aplikasi tertentu. Terutama yang tidak terlalu banyak membutuhkannya.

7. Factory reset

Jalan termudah untuk memperbaiki kinerja ponsel Android Anda adala melakukan Factory Reset. Ini akan membuat software ponsel kembali pada kondisi saat Anda baru membelinya dan membersihkan segala data yang ada di dalamnya.

Memang ini tidak sederhana karena akan menghapus semua aplikasi dan data. Bahkan Anda mesti mengunduh ulang beberapa aplikasi yang memang penting, lalu menyalin ulang data-data.

Namun dengan cara melakukan Factory Reset secara berkala, kinerja ponsel bisa dijaga supaya tetap kencang. Jangan lupa untuk menyiman data cadangan sebelum Anda melakukan hal ini.

Sumber Referensi :

http://tekno.kompas.com/read/2017/05/28/16140047/7.cara.ampuh.mempercepat.ponsel.android.yang.mulai.lelet?page=1
http://sempol.esy.es/
http://balaiodeimagensmpb.blogspot.com/
http://perangkapku.com
http://breadcanyon.blogspot.com/
http://sumberberita.96.lt/
http://canaledinquim.blogspot.com/
http://arenalink.16mb.com/
http://grupolacarreta.blogspot.com/
http://freebacklink.gq/
http://maudia.ga
http://lepetitrossignol.blogspot.com/
http://maulina.ga/
http://nanikepanda.blogspot.com/
http://sumbanglink.ga/
http://oxfordbg.blogspot.com/
http://sarbearsread-alongblog.blogspot.com/
http://susanna-beentheredonethat.blogspot.com/
http://caramengecek.cf/
http://arthubnews.blogspot.com/
http://botol.news/

Wednesday, May 24, 2017

Cara Bersikap Tegas Tanpa Terkesan Kasar

 

Ketegasan adalah kemampuan berkomunikasi dan juga perilaku. Orang yang tegas menyampaikan perasaan dan pikiran mereka dengan sikap pantas dan langsung pada sasaran. Mereka juga menghargai pikiran, perasaan dan keyakinan orang lain. Kemampuan untuk cek pdam bersikap tegas tanpa terkesan kasar adalah salah satu hal yang penting untuk dikuasai dalam hidup.

1. Berkomunikasi dengan Tegas

Identifikasikan kebutuhan dan perasaan Anda. Perhatikan ketika Anda merasa diperlakukan tanpa respek. Pkirkan situasi ketika Anda merasa ditekan. Kemudian pikirkan bagaimana Anda ingin diperlakukan dalam situasi seperti itu.
Bila Anda mengidentifikasi kebutuhan dan perasaan Anda, Anda dapat menentukan ekspektasi seperti apa Anda ingin diperlakukan di masa mendatang.

2. Tetapkan batasan.

Ketahui dengan pasti apa yang bersedia Anda lakukan atau kapan Anda merasa sudah melewati batas. Jika Anda sudah tahu batasannya, Anda tidak perlu menentukan batasan di tengah-tengah situasi menegangkan.

Contoh, jika kakak Anda sering meminta uang dari Anda, dan Anda tidak tahu bagaimana menghadapinya, tentukan berapa jumlah yang bersedia Anda berikan. Jika Anda tidak mau memberi uang lebih, tentukan hal itu sebelum Anda bicara lagi dengannya dan bersiaplah untuk menegaskan batasan Anda.

3. Jelaskan bagaimana perasaan Anda dan apa yang Anda butuhkan.

Bila Anda bersikap tegas, Anda akan dapat menjelaskan perasaan dan kebutuhan Anda tanpa terkesan kasar atau agresif. Keterampilan ini dapat membantu Anda membela diri sendiri dan tetap memperlakukan orang lain dengan respek.[3] Sampaikan pendapat, pikiran, dan perasaan Anda dengan penuh penghargaan. Jika Anda tidak yakin bagaimana menjelaskan perasaan, cobalah menuliskannyanya terlebih dahulu atau melatih apa yang ingin Anda katakan.

Contoh, mungkin Anda menginginkan kenaikan gaji, tetapi belum menemukan cara yang tepat untuk membicarakannya. Cara terbaik adalah menciptakan kesempatan untuk membuat diri Anda didengar sehingga permintaan kenaikan gaji Anda diterima.

4. Terus terang.

Menyampaikan perasaan Anda kepada seseorang terkadang sulit, khususnya jika salah satu kualitas Anda yang paling menonjol adalah baik hati. Anda mungkin merasa bahwa mengutarakan pikiran akan membuat Anda tampak kasar. Namun kenyataannya tidak kasar sama sekali. Menghindar akan membuat Anda tampak pasif atau bisa ditundukkan. Tunjukkan kesadaran dan kekuatan diri sehingga Anda dapat menyampaikan apa yang Anda pikirkan tanpa harus berdebat.

5. Jangan memanis-maniskan kalimat agar terdengar lebih menyenangkan.

Contoh, jika Anda ingin tante Anda tidak lagi mampir tanpa pemberitahuan, katakan sesuatu yang bernada seperti ini, "Tante Ida, tolong menelepon sebelum datang supaya aku bisa bersiap-siap menyambut Tante." Jangan mengatakan, "Tante Ida, maukah Tante menelepon sebelum datang? Tapi kalau bisa saja, kalau tidak aku juga tidak keberatan."

Jangan minta maaf karena menyampaikan pendapat atau keinginan Anda cek pajak bangunan. Ketegasan berarti mengakui perasaan dan kebutuhan Anda, dan semestinya Anda tidak merasa ada yang salah dengan itu. Jangan mengucap maaf karena meminta apa yang Anda butuhkan.

Cara Melakukan Meditasi bagi Pemula


Banyak orang yang sudah menikmati manfaat dari latihan meditasi rutin atau setiap hari. Ada berbagai alasan yang mendorong orang-orang bermeditasi, misalnya karena ingin menenangkan percakapan batin, memperdalam pemahaman tentang diri sendiri, mencari ketenangan, mengendalikan emosi, mengalami saat-saat menyendiri yang nyaman, atau menjalankan ajaran dalam keyakinan tertentu. Apa pun alasannya, mungkin Anda masih bertanya-tanya apa yang harus dilakukan sebelum bermeditasi. Bacalah artikel ini agar Anda bisa bermeditasi dengan baik dan tetap termotivasi.

1. Mempersiapkan Diri Sebelum Bermeditasi

Tentukan dahulu apa yang ingin Anda capai dengan bermeditasi. Pada umumnya, orang-orang bermeditasi dengan berbagai alasan, misalnya karena ingin mengembangkan kemampuan kreatif, membantu memvisualisasikan tujuan, mengendalikan percakapan batin, atau membangun hubungan spiritual. Akan tetapi, Anda tidak perlu mencari alasan yang terlalu rumit. Jika tujuan Anda bermeditasi adalah sekadar ingin menyadari keberadaan Anda secara fisik selama beberapa menit setiap hari tanpa terganggu oleh segala macam urusan, alasan ini sudah cukup untuk mulai bermeditasi. Pada prinsipnya, meditasi bertujuan memberikan rasa rileks dan mengatasi kecemasan akibat kesibukan sehari-hari.

2. Carilah tempat yang tenang untuk bermeditasi.

Jika Anda belum pernah bermeditasi, berusahalah mencari tempat yang bebas gangguan agar perhatian Anda tidak mudah teralihkan. Matikan TV dan radio, tutup jendela agar suara-suara dari luar tidak terdengar, dan tutup pintu agar perhatian Anda tidak terganggu oleh suara bising dari ruangan lain. Mungkin akan sulit mencari tempat yang tenang jika ada teman atau anggota keluarga di dalam rumah. Coba tanyakan apakah mereka mau ikut menjaga ketenangan selama Anda bermeditasi. Berjanjilah bahwa Anda akan memberi tahu jika sudah selesai agar mereka bisa melanjutkan lagi kegiatan seperti biasa.

Ada baiknya Anda menyalakan lilin dengan wewangian tertentu, menghias ruangan dengan karangan bunga, atau membakar dupa agar bisa bermeditasi dengan lebih baik. Redupkan atau matikan lampu agar lebih mudah berkonsentrasi.

3. Gunakan alas duduk selama bermeditasi.

Alas duduk untuk meditasi disebut juga zafu, yaitu bantal bundar sebagai alas duduk di lantai untuk bermeditasi. Tidak seperti kursi, bantal ini dibuat tanpa sandaran agar tubuh Anda tidak membungkuk dan kehilangan energi. Jika tidak ada zafu, gunakan bantal sofa atau bantal yang lain agar tubuh Anda tidak terasa pegal karena terlalu lama duduk tegak atau bersila.

Jika punggung Anda terasa sakit karena duduk lama tanpa sandaran, duduklah di atas kursi. Berusahalah menyadari keberadaan Anda secara fisik dan jagalah agar punggung Anda tetap lurus selama masih terasa nyaman. Setelah itu, berbaringlah sampai Anda siap duduk lagi.

4. Kenakan pakaian yang nyaman.

Jangan biarkan apa pun mengalihkan pikiran Anda dari kondisi meditatif. Jadi, jangan mengenakan pakaian yang bisa mengganggu perhatian Anda, misalnya celana jin atau celana ketat. Pilihlah pakaian yang biasa Anda kenakan untuk berolahraga atau tidur sebab pakaian yang longgar dan nyaman adalah pilihan terbaik.

5. Lakukan meditasi pada saat Anda merasa nyaman.

Setelah terbiasa bermeditasi, Anda bisa menggunakan meditasi sebagai cara menenangkan diri jika sedang merasa cemas atau tertekan. Tetapi, jika Anda masih pemula, mungkin akan sulit berkonsentrasi jika belum memiliki kerangka berpikir yang benar. Jadi, jika ingin mulai bermeditasi, coba lakukan pada saat Anda sudah merasa rileks, misalnya begitu Anda bangun pagi atau pada saat Anda sudah bisa beristirahat setelah selesai sekolah atau pulang kantor.

Pikirkan hal-hal yang mungkin akan mengganggu sebelum Anda duduk bermeditasi. Makanlah camilan jika Anda lapar, pergilah ke kamar kecil jika perlu, dan sebagainya.

Artikel Terkait :